Minggu, 24 Juli 2011

weekend ^^ Jalan2 Ke Kecamatan/Kota Tebas:)

Desa Segarau termasuk dalam kecamatan tebas. Perjalanan dari desa segarau ke kuala tebas ( pusat kota tebas) sekitar 30-45 menit ( 20-30 menit dengan kendaraan bermotor ditambah 5-10 menit menyebrangi sungai sambas.). Tidak terlalu jauh sebenarnya, tetapi dikarenakan dermaga perigi periai sempat mengalami kerusakan, maka selama 2 bulan belakangan ini kendaraan beroda 4 ( mobil pribadi, truk) tidak dapat lewat, jadi untuk menuju kecamatan tebas dari desa segarau harus menggunakan kendaraan roda dua. Jalan dari desa segarau ke kecamatan tebas relatif bagus, jalan sudah beraspal dan bagus. Kota tebas yang terkenal dengan "jeruk madu pontianak" terletak di pertengahan antara Pontianak dan Sambas. Dari Pontianak menuju Kota tebas sekitar 4 jam. Jadi desa segarau dapat ditempuh kurang lebih 5 jam dari pontianak. Kuala Tebas cukup ramai, sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti bank(Bank BRI dan Bank BPR), salon, warnet, ratusan buah ruko-ruko yang menjual perabot rumah tangga dan bahan kebutuhan pokok, pasar serba ada yang menjual sayur mayur, buah, daging dan lain-lain, rumah makan melayu padang dan chinese, gereja, SD/SMP katolik, kristen dan Islam, kantor camat. Setelah kami mencoba berbelanja ke pasar tebas, sebenarnya sayur mayurnya hampir mirip dengan di desa segarau, hanya di Tebas ada buah-buahan import seperti anggur, apel dan pir. Makanan dan minuman di rumah makannya pun lebih banyak jumlahnya dan bervariasi seperti mie kocok jawa, nasi campur, sop iga, es shanghai, es krim goreng, juice, yammie (miekuah red) dkk. Yah, lumayanlah weekend jalan-jalan ke tebas sambil beribadat  ke gereja.

Es teler di Tebas

Gereja Katolik Stasi Tebas yang diresmikan 9 Juli kemarin

Nasi Padang Rumah makan simpang kuala ( ada tempenya loh)

Nasi campur rumah makan along : gulai cumi, ayam bakar dkk


BRI Kota Tebas

Persimpangan jalan kuala Tebas menuju dermaga perigi piai

Misa di Gereja Katolik Stasi St. Paulus Tebas


Perahu motor menyebrangi sungai sambas selama 5-10 menit

Berfoto ria di atas perahu motor

Dermaga perigi piai yang sempat rusak

Jus buah naga
Anggur yang dibeli di pasar tebas

Mie Kocok/ Mie Jawa
                                       

Yammie ( Mie Kuah)

Minggu, 17 Juli 2011

Sarapan pagi "ala" dokter PTT

1. Omelet
    Omelet adalah sarapan pagi kesukaan Yoshua :) Ini proses pembuatan omeletnya
Bawang bombay, Wortel dan tomat dipotong-potong
Telur dipecahkan

Telur diaduk bersama sayur wortel, tomat, bawang bombay

Tuang adonan telur di wajan

2.  Nasi goreng, Mie Goreng Indomie , Bubur Teri dan Nasi Kuning

nasi goreng

segelas milo dan indomie

nasi kuning warung makan padang

       Bubur teri ( kami membelinya di warung makan padang) 

Warung makan di desa Tempat PTT (kalau kami sedang malas memasak red)

Seperti cerita sebelumnya, kalau kami sedang malas memasak, kami membelinya di warung makan. Di desa ini hanya ada 3 warung makan :
1. Warung makan "Padang"
    Orang-orang di sini menyebutnya warung makan "padang", tapi sebetulnya sangat berbeda dengan warung makan/ restoran Padang di Jakarta ataupun di Padang sendiri yang menyajikan ayam pop, ayam bakar, rendang, telor balado, kikil dan lain-lain. Di sini, warung makannya lebih mirip warung nasi di Jawa,menunya kalau untuk sarapan bubur dan nasi kuning. Lauk untuk siangnya adalah ayam goreng, ikan goreng, tahu tauco, tempe goreng, bakwan jagung, telor cabe, sayur labu santan. Nah, sangat berbeda jauh dengan "warung makan Padang" yang biasa ditemui di Jakarta, kan? 


Tahu taoco
Ayam goreng



2. Warung Bakso, Kwetiaw ( Mi Tiaw goreng) dan Bihun goreng
    Warung kedua ini menjual makanan "fast food" seperti kwetiaw goreng, bihun goreng dan bakso. Kalau 
kami sedang terburu-buru atau malas memasak, kami membelinya di warung ini.
                                                            
warung kwetiaw goreng, bihun goreng dan bakso


kwetiaw goreng

bihun goreng


3. Warung bakso, lontong sayur dan gado-gado
Mie Tiaw Kuah ( Kwetiau kuah bakso)

Lontong sayur
Demikianlah warung makan di desa terpencil, makanannya kurang bervariasi. Oleh karena itu, saya dan suami lebih senang berbelanja ke pasar dan memasak sendiri seperti pada thread sebelumnya.

Selasa, 12 Juli 2011

Masakan "Home made by myself" selama PTT ini


Udang Goreng Mentega
        Selama PTT ini saya memasak sendiri, kadang dibantu oleh suami saya.Kalau sedang malas masak, kadang-kadang   kami membeli makanan jadi di warung makan/pasar. Di sini sangat jarang dijumpai warung makan, hanya ada 3 warung makan dengan menu yang tidak bervariasi. Rata-rata menu yang dijual di warung makan adalah mie/kwetiaw goreng,bihun, mie bakso, gado-gado dan nasi campur.Oleh karena itu, lebih menyenangkan memasak sendiri karena bisa menyantap menu yang lebih bervariasi. Kebetulan dari kecil, saya hobi memasak dan membantu mbok iyem (pembantu saya) di dapur. Setiap pagi/ sore hari sepulang dari puskesmas kami berbelanja bahan makanan di pasar.  Desa Segarau dekat dengan sungai dan pantai, bahan makanan yang sering dijumpai di pasar adalah udang galah, udang, ikan tenggiri, ikan bandeng, sotong (cumi-cumi besar), ikan tongkol dan ikan bawal. Sayur mayur cukup lengkap meskipun dalam jumlah terbatas, terdiri dari bayam, kangkung, toge, kacang panjang, buncis, wortel, tomat, daun katuk dan lain-lain. Bumbu dapur tidak selengkap di jawa, hanya ada bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, daun bawang dan cabe. Bumbu dapur seperti kemiri, lengkuas, daun salam, daun jeruk sulit ditemui. Berikut beberapa foto hasil masakan saya :

Cah Toge Hasil Masakan Yoshua

Otak-otak ikan tenggiri
Siomay Tenggiri


ikan bawal kukus 

sup tahu

udang masak ketumbar

sup tahu dan tumis tempe


ikan bawal masak kuning


cah sawi hijau




                                       

Minggu, 10 Juli 2011

PTT Pusat Sambas 2011

Berikut ini adalah lampiran foto-foto selama PTT bulan pertama. Kami tidak membawa kamera, sehingga foto-foto selama PTT ini diambil dengan Hp Kamera 3,2 MP.

Udang galah mentega kecap

"Rose Bed" Tempat Tidur di Rumah Dinas Selama PTT

Tempat Tidur di Rumah Dinas Selama PTT

Ruang Praktik Pribadi Sore di Rumah Dinas

Praktik pribadi sore di Rumah Dinas

Hidangan acara khas melayu : ayam goreng, ayam kecap, telor cabe, ikan bawal sambal hijau dan acar

Puskesmas Segarau Parit


Rumah Dinas

Pemandangan Depan Rumah Dinas